UMR Lampung 2018 / UMK Bandar Lampung

umr lampung,umk bandar lampung 2018,umk lampung,umr lampung 2018UMR Lampung 2018 / UMK Bandar Lampung 

Pemkot Bandar Lampung Ajukan UMK 2018 Naik

BANDAR LAMPUNG –  Besaran berdasarkan hasil rapat penentuan UMK tersebut akan diserahkan ke Pemprov Lampung. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengajukan upah minimum kota (UMK) 2018 menjadi Rp2.263.390,87.

Dalam pembahasan rapat UMK Bandar Lampung 2018 berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, salah satu faktor penghitungan UMK 2018 berdasarkan inflasi nasional 3,71% dan pertumbuhan ekonomi nasional 4,99%.
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengatakan hasil akhir rapat penetapan UMK 2018 mencapai Rp 2.263.390,87 atau naik 10,17% dari tahun sebelumnya. “Ada kenaikan UMK dengan persentase 10,17% atau Rp209 ribu,” kata Herman kepada awak media di ruang rapat wali kota, Jumat (27/10/2017).
Nilai pengajuan UMK 2018 ini meningkat dibandingkan UMK tahun sebelumnya yang Rp2.054.365,32. Kenaikan disebabkan beberapa faktor, di antaranya kebutuhan hidup layak (KHL) berdasarkan hasil survei pasar tahap I, II, dan III pada periode 10 Mei—22 september 2017. KHL 2017 ditetapkan Rp2.234.782,74. “Kenaikan ini berdasarkan PP No. 78 Tahun 2015 dan melihat angka inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata dia.

Pemkot berharap Pemprov Lampung dapat mengesahkan nilai UMK ini paling lambat 21 November 2017 mendatang. “Dalam aturan sudah ditetapkan, maka 21 November 2017 sudah harus selesai dan diputuskan ketetapan UMK,” kata dia.
Mantan Kadispenda Lampung ini juga meminta para pengusaha dan perusahaan untuk membayarkan UMK yang telah ditetapkan mulai 1 Januari 2018. “Semua pengusaha harus membayarkan sesuai aturan yang berlaku. Besarannya sesuai dengan ketentuan UMK setelah disahkan Pemprov Lampung,” ujarnya.
Bagi pengusaha yang tidak menjalankan aturan akan dikenakan sanksi tegas. “Ada sanksi tegas bagi yang tidak sesuai aturan dari pemkot sehingga peraturan ini bisa terlaksana dengan baik,” ujar Herman.

Final Kabid Ketenagakerjaan Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Bandar Lampung M Kabul mengatakan jika hasil rapat ini sudah final melibatkan serikat pekerja, perwakilan pengusaha pemangku kepentingan terkait. “Ini sudah sesuai harapan masyarakat Bandar Lampung. Pengajuan nilai UMK sudah final. Kami harapkan persetujuan sesuai dengan pengajuan,” kata Kabul, kemarin.
Selama ini pengajuan UMK dari pemkot tidak pernah terkendala dan selalu disepakati pemprov. “Enggak ada masalah karena kita ini kan ibu kota provinsi. Ditambah iklim investasi yang membaik jadi wajar angka UMK-nya segitu. Mudah-mudahan awal November sudah ada keputusan,” ujarnya.
DPC Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Lampung akan mengawal besaran UMK 2018 yang sudah ditentukan ini agar disetujui gubernur Lampung. “Nilai pengajuan UMK 2018 ini meningkat 10,17% dibandingkan UMK 2017. Untuk itu besar harapan kami gubernur bersama Dewan Pengupahan Provinsi agar menyetujui besaran UMK 2018,” kata Ketua Bidang Konsolidasi dan Keorganisasian SBSI 1992 Lampung yang juga anggota Dewan Pengupahan Bandar Lampung Okto Saputra. 

Klik disini Untuk Mengetahui informasi,Promo dan Aneka Jasa Terbaru di Lampung

www.rumahsaleslampung.com

Like dan Share, Semoga Bermanfaat…